Sunat Perempuan

Sunat perempuan (khifadh), mungkin tidak begitu umum di kalangan masyarakat seperti halnya sunat pada laki-laki. Dalam agama Islam, terdapat beberapa dalil yang digunakan sebagai dasar atau hukum melakukan khitan perempuan

Berdasarkan dalil tersebut, sunat anak perempuan merupakan hal yang disyariatkan dalam Islam. Namun, ada beberapa ulama memiliki pendapat yang berbeda mengenai hukum sunat bagi anak perempuan ini. Ada yang mengatakan wajib, sunnah, dan ada yang berpandapat bahwa sunat perempuan merupakan pemuliaan kepada kaum perempuan.

Fatwa Ulama Khitan Perempuan

  • Prof. Dr. Yusuf Qardhawi

Menurutnya, dalam melaksanakan khitan perempuan semua bergantung pada orangtua sang anak. Jika berpendapat anak perempuannya perlu dikhitan, silakan saja dan beliau mendukungnya. Jika ada yang tidak ingin melakukannya juga ia pun tidak berdosa.

  • Prof. Dr. Wahbah al-Zuhaili

“Sesungguhnya khitan itu dianjurkan oleh agama dan menurut pendapat yang paling kuat hukumnya sunnah untuk laki-laki dan makrumah atau sunnah untuk perempuan terlebih lagi untuk daerah-daerah beriklim panas.”

Sunat perempuan (khifadh), mungkin tidak begitu umum di kalangan masyarakat seperti halnya sunat pada laki-laki. Dalam agama Islam, terdapat beberapa dalil yang digunakan sebagai dasar atau hukum melakukan khitan perempuan, seperti:

  1. QS. An- Nahl: 123- “Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), Ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan dia bukanlah termasuk orang musyrik.”
  2. Dari Abi Hurairah ra. Berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Nabi Ibrahim AS. Berkhitan saat berusia 80 tahun dengan qadur/kapak. (HR Bukhari dan muslim)
  3. Dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW, “Khitan itu sunnah buat laki-laki dan memuliakan buat wanita.” (HR. Ahmad dan Baihaqi)

 

Berdasarkan dalil tersebut, sunat anak perempuan merupakan hal yang disyariatkan dalam Islam. Namun, ada beberapa ulama memiliki pendapat yang berbeda mengenai hukum sunat bagi anak perempuan ini. Ada yang mengatakan wajib, sunnah, dan ada yang berpandapat bahwa sunat perempuan merupakan pemuliaan kepada kaum perempuan.

Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki

Pendapat kedua mazhab ini sebagaimana dikutip oleh Dr. Wahbah al-Zuhaili, “Khitan perempuan hukumnya makrumah, sedangkan khitan laki-laki hukumnya sunnah.”

Mazhab Syafi’I

Imam al-Nawawi berkata, “Hukum khitan wajib menurut mazhab Syafi’I dan banyak ulama, serta sunnah menurut Malik dan mayoritas ulama. Sedangkan pendapat Imam Syafi’I sendiri, khitan itu wajib bagi laki-laki maupun perempuan.”

Mazhab Hambali

Dalam kitab al-Mughni dan Syarh al-Kabir karya al-Maqdisi ditegaskan bahwa, hukum khitan wajib atas laki-laki dan makrumah bagi perempuan, tidak wajib atas mereka.

Dalam kitab Mu’jam al-Fiqh al- Hambali, hukum khitan wajib atas laki-laki dan makrumah bagi perempuan, tidak wajib atas mereka. Dan jika seorang usia lanjut masuk Islam kemudian dia takut jika disunat (akan membahayakan kesehatan dan jiwanya) maka dia terlepas dari kewajiban dikhitan. Namun, jika orang tua tadi percaya, maka dia harus melakukanya (dikhitan).

Mazhab Syi’ah Zaidiyah

Al- Syaukani, seorang ulama bermazhab Syi’ah Zaidiyah dalam kitab Nail al-Autar berpendapat, bahwa khitan perempuan itu tidak wajib.

Fatwa Ulama Khitan Perempuan

  • Prof. Dr. Yusuf Qardhawi

Menurutnya, dalam melaksanakan khitan perempuan semua bergantung pada orangtua sang anak. Jika berpendapat anak perempuannya perlu dikhitan, silakan saja dan beliau mendukungnya. Jika ada yang tidak ingin melakukannya juga ia pun tidak berdosa.

  • Prof. Dr. Wahbah al-Zuhaili

“Sesungguhnya khitan itu dianjurkan oleh agama dan menurut pendapat yang paling kuat hukumnya sunnah untuk laki-laki dan makrumah atau sunnah untuk perempuan terlebih lagi untuk daerah-daerah beriklim panas.”

Metode Sunat

Sunat Tanpa Perban

Anak bisa langsung beraktivitas karena proses penyembuhan lebih cepat, tanpa jahitan dan tanpa perban.

Sunat Tanpa Jahit

Metode sunat tanpa jahit sehingga hasil sunat lebih rapi. Proses sunat cepat dan bisa langsung beraktivitas.

Sunat Tanpa Jarum Suntik

Cara bius tanpa jarum suntik sehingga membuat proses sunat tak terasa nyeri dan anak lebih nyaman.

Sudah Siap Sunat?